PEMBELAJARAN KHAT WA QOWA’IDUL IMLA’ MAHASISWA UIN MATARAM DAN PROBLEMATIKANYA
Keywords:
Model Pembelajaran, Khat, Qawaidul imla’, ProblematikanyaAbstract
Khat Wa Qowaidul Imla’ adalah salah satu materi keahlian khusus yang diberikan agar mahasiswa/siswa mampu menulis Al-Quran, menulis arab dengan baik dan benar. Sehingga untuk mencapai tujuan tersebut, perlu menyelenggarakan proses pembelajaran Khat Wa Qowaidul Imla’ selama satu semester dengan meliputi: materi, metode, proses, dan media pembelajaran, kemudian dilanjutkan dengan evaluasi/penilaian terhadap apa yang menjadi kendala atau problematikanya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan subjek dalam penelitiannya adalah mahasiswa semester 3 jurusan Ilmu Qur’an dan Tafsir (IQT) UIN Mataram. Instrumen utamanya adalah peneliti sendiri yang berperan sebagai pengumpul data menggunakan teknik observasi, interview serta dokumentasi. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa: 1) pentingnya pemiliihan metode agar tercapainya tujuan yang diutamakan, 2) mempelajari Khat dan Qowaiidul imla’ bukan saja untuk mengoreksi kesalahan mahasiswa, tetapi lebih kepada mengantar dan membimbing mahasiswa kepada pengetahuan menulis yang baik dan benar; dan 3) selain ketepatan memilih metode perkuliahan/proses belajar mengajar, penting juga memilih materi teks yang tidak terlalu sulit, sehingga tidak terlalu membebani para mahasiswa yang memiliki latar belakang pendidikan umum.
Downloads
References
Hadi, S. (2000). Metodologi Research, Jilid I. Yogyakarta: Yayasan Penerbit Psikologi Universitas Gadjah Mada.
Hakim, Lukmanul. (2011). Perencanaan Pembelajaran. Bandung: CV. Wacana Prima.
Harun, Makmur Haji. (2015). DINAMIKA PERKEMBANGAN SENI KHAT NUSANTARA: Satu Kajian Perbandingan Antara Yayasan Restu (Malaysia) dan LEMKA (Indonesia). Fakulti Bahasa dan Komunikasi, UNIVERSITI PENDIDIKAN SULTAN IDRIS (UPSI), 35900, Tanjong Malim, Perak Darul Ridzuan, 1-22.
Hula, Ibnu Rawandhy N. (2015). Qawaid al-Imla' Wa al-khat: Kaidah-kaidah menulis huruf Arab dan seni kaligrafi. Gorontalo: Sultan Amai Press, IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Lestari, Irma. (2019, Desember 2). PENERAPAN METODE MENGHAFAL (FUN TEORY) DAN PROBLEMATIKANYA DALAM PEMBELAJARAN AL-QUR’AN HADITS DI MTs NEGERI 1 LANGSA. Al-Ikhtibar, 663-674. doi:https://doi.org/10.32505/ikhtibar.v6i2.607
Makin, N. (1995). Kapita Slekta Kaligrafi Islam. Jakarta: Pustaka Panjimas .
Nurkancana, Wayan. (1983). Evaluasi pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional.
Riyadi, Muhsin. (2013). Sinergi antara Khat Imla’ dan Bi’ah Lughawiyah dalam Meningkatkan Maharah Kitabah dan Istima’ pada Pembelajaran Bahasa Arab. El-Ibtikar, 2(1), 114-135.
Sanjaya, Wina. (2008). Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana Predana Media Group.
Sebayang, Abdul Aziz., Nahar, Syamsu., dan Mardianto. (2017). DESAIN PEMBELAJARAN IMLA’ DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TULISAN ARAB BAGI SANTRI DI PONDOK PESANTREN AR-RAUDLATUL HASANAH MEDAN. Edu Riligia, 1, 573-588.
Shihab, Quraish. (1996). Wawasan Alqur'an: Tafsir Maudhu'i atas pelbagai persoalan umat. Bandung: Penerbit Mizan.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Surakhmad, W. (2004). Pengantar Ilmiah Dasar Metode dan Teknik. . Bandung: Tarsito.
Zarkasyi, I. (tth). Qowa’idul al-Imla’. Gontor-Ponorogo: TRIMURTI PRESS.