EFEKTIFITAS DAUN LAMTORO BAGI PERTUMBUHAN TUNAS DAUN TANAMAN CABE PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS IX
Keywords:
Pupuk, Ekstrak, Lamtoro, Tunas, PerkembanganAbstract
Penelitian bertujuan untuk mengetahui keefektifan ekstrak daun lamtoro terhadap pertumbuhan tunas daun tanaman cabe rawit (Capsicum frustescens L) dan berapa lama munculnya tunas daun setelah pemberian pupuk. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental. Penelitian dilakukan terhadap objek yang berupa tanaman cabe rawit, terdiri dari perlakuan dengan konsentrasi cairan pupuk yang berbeda ( gr/L, gr/L dan gr/L). Parameter penelitian dilakukan terbatas pada munculnya tunas daun setelah hari diberikan pupuk lamtoro dengan penambahan gram vetsin. Hasil penelitian diperoleh bahwa pada konsentrasi pupuk menengah ( gr/L) cukup efektif mempengaruhi pertumbuhan tunas daun tanaman cabe, dibandingkan dengan konsentrasi pupuk rendah ( gr/L) dan konsentrasi pupuk tinggi ( gr/L). Dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa tumbuhan memiliki batas optimum dalam penyerapan unsur hara, asupan nutrisi yang berlebihan juga membuat pertumbuhan tanaman menjadi kurang baik. Konsentrasi pupuk daun lamtoro gr/L cukup efektif mempengaruhi pertumbuhan tunas daun tanaman cabe rawit. Hasil dari penelitian ini disumbangkan sebagai materi pengayaan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam kelas IX semester ganjil pada KD 3.2. Menganalisis sistem perkembangbiakan pada tumbuhan dan hewan serta penerapan teknologi pada sistem reproduksi tumbuhan dan hewan.
Downloads
References
Gresinta, E. (2015). PENGARUH PEMBERIAN MONOSODIUM GLUTAMAT (MSG) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KACANG TANAH (Arachis hypogea L.). Faktor Exacta, 8(3), 208-219.
Hutasoit, L. (2019). Pengaruh Pemberian MSG (Monosodium Glutamate) dalam Pembuatan Pupuk Cair Urin Sapi Terhadap Pertumbuhan Tanaman Seledri (Apium graveolens L). Yogyakarta: Skripsi: Universitas Sanata Dharma.
Indriani, R., Darma,Y., Musa, Y., Tenriawaru, AN. (2019, Februari). MEKANISME RANTAI PASOK CABE RAWIT DI PROPINSI GORONTALO. JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN, 15(1), 31 - 41.
Manpaki, S. J. (2017). Respon Pertumbuhan Eksplan Tanaman Lamtoro (Leucaena leucocephala cv. tarramba) terhadap Cekaman Kemasaman Media dengan Level Pemberian Aluminium Melalui Kultur Jaringan. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 12(1), 71-82.
Purwanto, I. (2007). Mengenal Lebih Dekat Leguminosaceae. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.
Rohmani, YM. (2013). Faktor Pembatas. Jurnal Faktor Pembatas, 1(1), 1-6.
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif Kuantitatif dan R&D. Bandung: Penerbit Afabeta.
Susetya, D. (2011). Panduan Lengkap Membuat Pupuk Organik (Untuk Tanaman Pertanian dan Perkebunan). Jakarta: Pustaka Baru Press.
Wasis, B. F. (2010). PENGARUH PUPUK NPK DAN KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN SEMAI GMELINA (Gmelina arborea Roxb.) PADA MEDIA TANAH BEKAS TAMBANG EMAS (TAILING). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 123 - 129.